SGJabar>
Manipulasi MBG. Merujuk pada berbagai isu negatif seputar Program Makan
Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia, meliputi dugaan manipulasi menu oleh
pengelola dapur, konflik kepentingan dalam penunjukan vendor, praktik korupsi
pada pengadaan barang/ jasa (PBJ), hingga isu kualitas makanan yang tidak
sesuai gizi atau menimbulkan keracunan, seperti yang dilaporkan oleh
Transparency International Indonesia (TII) dan peneliti CELIOS, meski Badan
Gizi Nasional (BGN) membantah tudingan manipulasi menu, menegaskan kurasi ahli
gizi.
Isu-isu
Manipulasi & Masalah dalam Program MBG:
Korupsi
Sistemik: Pengadaan barang dan jasa (PBJ) rawan manipulasi, minim transparansi,
dan ada indikasi konflik kepentingan karena penunjukan mitra tanpa verifikasi
terbuka, serta adanya afiliasi dengan kelompok kekuasaan.
Kualitas
& Gizi: Laporan menunjukkan makanan tidak selalu bergizi, bahkan ada yang
menimbulkan keracunan massal, serta perbedaan kualitas wadah (misal, plastik
vs. stainless steel) yang tidak standar.
Konflik
Kepentingan: Penunjukan vendor (SPPG) tanpa mekanisme
terbuka dan adanya dugaan keterlibatan politik/militer/polisi.
Tata
Kelola: Kurangnya regulasi (Perpres) dan pengawasan data yang
lemah membuka celah mark-up harga atau penggunaan bahan berkualitas rendah.
Penipuan
Investor: Muncul kasus penipuan investasi terkait penyediaan nampan
makanan (food tray) atau pembangunan dapur SPPG, seperti dialami salah satu
investor yang rugi miliaran rupiah.
Sementara
Badan Gizi Nasional (BGN) (BGN): Membantah keras manipulasi menu, menegaskan
menu dikurasi ahli gizi dan pengelola dapur tidak bisa mengubahnya. Mereka
menganggap penolakan sebagian orang tua adalah suara minoritas.
Sedangkan
CELIOS dan ICW: Mendesak perbaikan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas
karena risiko tujuan program tidak tercapai dan potensi kerugian negara.
Secara
keseluruhan, "manipulasi MBG" mencerminkan berbagai penyimpangan dari
niat baik program, dari isu gizi hingga korupsi, yang memicu desakan untuk
perbaikan tata kelola agar program berjalan efektif dan akuntabel.


